KOLAM KOI MINIMALIS OM BAYU DAN ALASAN MENGAPA GILA KOI




Ikan Koi. Siapa yang tidak kenal ikan hias air tawar ini. Gemulai dan kelincahannya beserta warnanya yang menarik perhatian begitu membuat mata kepincut dan jatuh hati ketika melihatnya. 
Tidak hanya orang awam, jatuh cinta dengan keelokan koi juga mendasari banyak penghobi untuk menggilai komoditas yang aslinya dari Jepang ini. Dan hal ini pulalah yang mendasari Bayu Robby seorang koiholic Pacitan ini kepincut untuk memelihara ikan koi. 

Para penghobi koi biasanya berfokus memelihara hobi murni untuk kesenangan dan kenikmatan. “Istilahnya kita para penghobi koi menganggap koi sebagai lukisan. Nilai apresiasinya disitu. Tidak heran biasanya penghobi ini sudah selesai dengan hidupnya di luar,” ungkap pria yang akrab disapa Bayu ini



Mengapa demikian, terang Bayu, karena untuk menikmati koi bukan beli koi dengan seadanya. Bisa butuh uang tidak sedikit untuk membeli ikan, menyiapkan kolam, dan treatment kolamnya. Dalam waktu 2-3 bulan kemudian barulah ikan bisa dimasukkan ke kolam.

“Pada umumnya belum tentu mau menghabiskan) biaya hanya untuk kolam dan koi. Tapi anggapannya ikan ini bukan sebagai ikan kesayangan lagi, tapi lebih kepada lukisan. Beli itu untuk diapresiasi bagusnya. Semakin lama, semakin besar, semakin punya prestasi, maka semakin tinggi nilainya,” ungkap Bayu



Makanya, dari sisi penghobi, ada nilai-nilai plus yang dicari dari koi. Menurut Bayu, menggilai koi ini seperti mengikuti beauty contest (kontes kecantikan). Ada warna-warna yang diapresiasi seperti lukisan. Dan proses pemeliharaanlah yang sebenarnya paling menarik, beber Bayu.

No comments for "KOLAM KOI MINIMALIS OM BAYU DAN ALASAN MENGAPA GILA KOI"